Referensi Desain Bangunan Hijau
By admin on July 23, 2010 | Category: Pakar HijauMU Menjawab | Tags: ecodesign, prinsip reduce, proses desain | 0 CommentsSobat Hijau Bertanya:
Dear Pakar Hijau,
Kami ingin sekali membangun rumah yang berkonsep bangunan hijau dengan prinsip reduce, reuse dan recycle. Apakah ada acuan yang dapat kami ikuti sebagai referensi dalam mendesain bangunan tersebut? (Arini – Bandung)
Pakar Hijau Menjawab:
Salam sobat Hijau,
Salam kenal Arini di Bandung, dalam dunia arsitektur konsep desain yang ramah lingkungan disebut sebagai ecodesign. Rumah ramah lingkungan artinya rumah yang mengintegrasikan seluruh proses dalam kesatuan dengan mempertimbangkan akibatnya bagi lingkungan. Artinya, sejak awal proses desain, pembangunan dan pemanfaatan bangunan berbagai segi dipertimbangkan.
Aspek yang harus dipertimbangkan adalah:
- Konsumsi sumber daya yang hemat dan efisien (energi, material, air dan lahan),
- Emisi baik terhadap udara, air dan tanah terkait dengan lingkungan dan kesehatan,
- Lain-lain (seperti kebisingan dan getaran).
Kalau Anda ingin mengaplikasikan ecodesign bagi rumah idaman Anda, konkretnya bisa menjadi banyak sekali, tetapi dengan prinsip reduce, reuse, dan recycle pengaplikasian ecodesign akan lebih mudah. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan :
- Perbanyak jendela agar aliran udara yang lancar sehingga Anda tidak membutuhkan AC. Lahan yang cukup untuk sumur resapan dan perbanyak ruang hijau, alias taman yang mensuplai kebutuhan udara bersih. Instalasi pembuangan air kotor dan sampah yang dapat didaur ulang. Penggunaan material bangunan yang tidak boros.
- Tentu tidak semua desain dapat selalu menampung seluruh aspek. Tapi minimal, Anda jangan pernah menghabiskan seluruh lahan untuk rumah, atau tertutup semen. Anda perlu memperhitungkan agar setiap ruang mendapatkan sinar matahari dan udara yang cukup. Gunakan dan letakkan titik lampu pada tempat yang optimal.
- Ganti material bangunan Anda dengan material-material yang ramah lingkungan, seperti untuk atap Anda bisa menggunakan baja ringan sebagai pengganti kayu, untuk kusen jendela dan pintu gunakan alumunium, dll



